Minggu, 07 September 2014

Masih berproses? Jangan Menyerah! (:

Alkisah sedang gandrung nonton random Hunter X Hunter produksi 1999, dan salah satu episode favorit Saya adalah pertandingan antara Gon si tokoh utama versus Hanzo si Ninja botak yang punya "value" super unik menginspirasi yang akan coba Saya share disini ... (:

Episode 28-29 ini bercerita tentang pertandingan antara Gon versus Hanzo, pertandingan yang dijadikan tes terakhir ujian Hunter. Aturan pertandingan sangat sederhana, cukup buat lawan berkata "Aku menyerah" dan dia dinyatakan lulus. Akan tetapi, membuat lawan pingsan tidak dihitung sebagai kemenangan dan jika membunuh lawan dia akan di diskualifikasi. Lawan bertanding ditentukan oleh ketua panitia sekaligus ketua penguji dan DGB Hunter (Dewan Guru Besar :D) berdasarkan rangking setelah menilai potensi yang ditunjukkan peserta selama 4 tes sebelumnya dalam ujian Hunter. Berdasarkan rangking, Gon dan Hanzo dinilai "pantas" berhadapan dalam ujian akhir mereka. Penguji dan peserta lainnya lantas merasa heran bagaimana bisa Gon disejajarkan dengan Hanzo yang secara kekuatan dan skill jauh diatas Gon, dan mereka menilai hasil pertandingan sudah terlihat. Bahkan teman seperjuangan Gon dalam ujian Hunter seperti  Killua, Kurapika, dan Leorio pun sependapat bahwa kemungkinan menang Gon kecil meski mereka tetap memberi Gon semangat tulus.
Pertandingan pun dimulai, dan sesuai prediksi perbedaan kekuatan dan skill bertarung membuat Gon dihujani pukulan demi pukulan yang melumpuhkan saraf hingga penglihatan dan pendengaran Gon terganggu. Kurang dari semenit Hanzo berhasil membuat Gon tersungkur dan mengunci gerakannya lalu meminta Gon mengeluarkan pernyataan menyerah. Berada pada kondisi demikian, bukannya menyerah Gon justru makin berani menghadapi serangan Hanzo. 3 jam berlalu dan tak sepatah kata menyerah pun keluar dari mulut Gon meski ia dihajar habis habisan hingga juri dan peserta lainnya memalingkan wajah karena tak sanggup melihatnya. Hanzo yang habis kesabarannya pun mengancam akan mematahkan lengan Gon, namun Gon tetap bersikeras tak akan menyerah. Dan.. lengannya pun dipatahkan! Gon menjerit keras. Kurapika dan Leorio yang sedari tadi menahan diri melihat kawannya dipukuli habis habisan kali ini habis kesabaran dan bersiap menolong Gon, namun Juri mengingatkan jika mereka melakukan itu Gon akan di diskualifikasi. Melihat Gon yang tak kunjung menyerah meski lengannya dipatahkan akhirnya Hanzo mengeluarkan sebilah pisau dan mengancam akan memotong kaki Gon agar ia menyerah. Suasana pun mencapai puncak ketegangan, yang kemudian tetiba mencair karena ucapan Gon berikut..

H: Menyerahlah, kau tak punya kesempatan! Menyerah dan kau masih bisa coba di pertandingan selanjutnya! (Seluruh peserta diberi kesempatan terus bertarung hingga 1 yang super sial kalah dan gagal)
G: Tidak! Pertandingan ini bukan tentang siapa yang lebih kuat melainkan tentang siapa yang lebih dulu mengaku kalah!
H: Mungkin kau baru mengerti setelah kakimu kupotong agar kau tidak bisa berdiri lagi. Peringatan terakhir! Tolong katakan "Aku menyerah."!
----------Hening----------
G: Aku menolak! Aku tidak ingin kakiku dipotong. Tapi Aku juga tak mau menyerah. Kenapa kita tidak cari cara lain untuk menyelesaikannya? *emot polos
H: Huh? Hey, kau itu tidak dalam kondisi bisa bernegoisasi! *emot kesel kocak sambil garuk kepala botak
G: ... *muka serius polos
H: Apa kau tak mengerti situasinya hah? Aku benar-benar akan memotong kakimu tahu!
G: Aku mengerti, tapi Aku tetap tidak akan menyerah apapun yang terjadi! Jika kau benar-benar akan memotong kakiku, mungkin Aku akan mati kehabisan darah. Jika Aku mati, kau akan langsung di diskualifikasi bukan? *nanya serius dengan ekspresi polos
H: ... *mulai kesal lagi dengan kepala botak yang keringatan
G: Jika kau potong kakiku, aku akan mati dan kau akan didiskualifikasi. Ini tidak menguntungkan kita berdua tahu, mari cari cara lain oke? :D *ekspresi makin polos
H: ... *cangak

Sontak penguji dan peserta lainnya ikutan cangak dan tidak sedikit yang tersenyum bahkan kagum pada Gon, suasana yang hingga sekian detik lalu sangat tegang ia buat sangat cair dalam sekejap.

"Gon sangat egois." ucap Leorio cangak.
"Gon selalu mampu melakukan sesuatu dengan caranya dan menyeret semua orang disini, termasuk Hanzo, dalam ritmenya." sambung Kurapika tersenyum kagum.
"Padahal kondisi tidak berubah. Gon tidak lebih kuat dari Hanzo dan patah lengannya pun tidak sembuh, namun suasana tegang tadi benar-benar menghilang begitu saja." gumam Killua yang terheran setelah melihat Hisoka si Pesulap Pembunuh mengerikan bahkan tertawa melihat sikap Gon.
"Aku mengerti, inilah alasan Gon mendapatkan peringkat tinggi. Yang membuat Gon mendapatkan penilaian yang tinggi adalah kesan keseluruhan. Di awal kita berpikir Hanzo jauh lebih unggul, namun seiring berjalannya pertandingan Gon buat kita diam tanpa kata dengan tekadnya, bahkan dia buat kita tertawa. Sebagai penguji kita tak boleh memihak, tapi tanpa disadari sedari tadi kita sudah mendukungnya. Dia mampu buat orang di sekelilingnya mendukung dan bahkan mau membantunya, itu kemampuan yang tak bisa dilatih dan tak dimiliki banyak orang. Itulah potensinya." ucap seorang penguji sambil melintir kumis

Kembali ke pertandingan, Hanzo yang kekesalannya memuncak akhirnya menodongkan pisaunya ke dahi Gon. Gon terdiam, darah mengalir dari dahinya. Hanzo berkata bahwa jika Gon mati maka tak ada kesempatan kedua sementara meski ia membunuh Gon dan di diskualifikasi, ia masih bisa ikut ujian Hunter tahun depan. Hanzo meneriaki Gon bahwa posisi mereka tak sama, dengan marah bercampur putus asa ia bertanya mengapa Gon tak mau menyerah. Suasana kembali tegang, kali ini Hanzo terlihat siap membunuh Gon dan siap gagal dalam ujian Hunter.

*Bersamaan diputarnya back song super keren yang cuma ada di Hunter X Hunter 1999 :D
"Aku ingin mencari Ayahku, Dia seorang Hunter. Dia mungkin berada jauh diluar sana, tapi Aku yakin akan menemukannya suatu hari nanti. Tapi jika Aku menyerah sekarang, Aku rasa, Aku tak akan pernah bisa bertemu dengannya.. Karena itu, Aku tak akan pernah menyerah!" -Gon-

Quotes yang sungguh jleb untuk Saya yang masih jadi tawanan kampus. (':

Akhir cerita, mendengar jawaban Gon membuat Hanzo menghunus pisaunya untuk membunuh Gon. 5 cm jarak antara pisau dan kepala Gon, sebelum kemudian Hanzo menariknya kembali dan menyatakan menyerah. Yap, Hanzo menyerah karena tak berhasil membuat Gon menyerah! yeah! (moderator: silahkan tepuk tangan :D) Hanzo yang memutuskan menyerah dan berjuang di pertandingan selanjutnya, masih dibuat mumet karena Gon tak terima ia menang dengan cara seperti itu dan meminta Hanzo mencari cara lain untuk menentukan menang-kalah mereka (#plak). Hanzo yang dongkolnya sudah stadium akhir menghajar Gon hingga pingsan agar ia tak protes lagi atas kemenangannya (endingnya unik :D). Killua yang yakin Hanzo punya cara untuk membuat Gon menyerah lantas menghampiri dan bertanya mengapa akhirnya Hanzo memilih menyerah. Semua peserta lain pun ternyata penasaran, Hanzo pun menghela nafas..

"Selama 3 jam kusiksa dia, kupukul habis habisan hingga lengannya kupatahkan namun sorot mata Gon tak sedikit pun menyimpan sinar kebencian seolah dia telah melupakan hal itu. Bisakah kau percaya? Aku jadi benar-benar menyukainya..." 

-To Be Continued-

Itu 2-3 "value" yang ingin sekali Saya share dari episode ini yang terserah mau kamu ambil atau nggak (ambil bayar kalau enggak tolong dikembaliin #plak :p), silahkan jemput hikmahnya dan transformasi dengan karaktermu sendiri. Mungkin kamu yang dapat lebih banyak hikmahnya? iya kamu! (: *aslinya emot jijai

Sejatinya sang "Maha Penguji" tidak memberi ujian kehidupan untuk sekedar kita lalui, namun Dia juga ingin melihat seberapa kuat kita untuk "tidak menyerah" dan "menjemput hikmah" dalam menjalani prosesi ujian itu sendiri... (:

@ichadawawin (:

Senin, 31 Maret 2014

#maretrovert (:

Terimakasih tulus..

Sudah 22 tahun berlalu sejak sebongkah batu api hasil letusan gunung merapi di tanah minang sana mendarat di kota kecil beriman ini. Batu api yang kemudian pecah menjelma menjadi seorang anak manusia yang "supernova", salah seorang personil dari "generasi terburuk" di masa depan...

Awal semula anak ini layaknya anak adam lainnya, bersekolah di taman kanak kanak biasa  hingga di perpisahan TKnya ia menjadi salah seorang boneka panggung dan kemudian (ter)jatuh. Mungkin akibat benturan di kepalanya pada kejadian ini," roda gigi" otak nya bergeser 180 derajat atau bisa jadi rusak.
Dia kemudian pindah ke salah satu wilayah di kotanya yang paling berbahaya bagi pertumbuhan anak anak dan kemudian bersekolah disana. Melalui pertemuan yang aneh, dia berhasil membentuk kelompok kecil dengan nama Magnum (nama samaran). Beranggotakan enam orang, Magnum memulai ekspansinya ke RT lain guna memperluas wilayah kekuasaannya. Meskipun dalam berbagai pertarungan seperti cingsumput, cingjongkok, cingbenteng, PS1, Yugioh game card, hingga tos tosan Magnum nyaris tak pernah kalah namun ekspansi Magnum tidak berjalan mulus, karena tiap RT punya bos nya masing-masing. Sementara di sekolah dasarnya, ia lebih fokus bertarung memperebutkan singgasana "raja akademik" mulai di tahun ketiganya. Menghadapi para monster yang memperebutkan posisi preman kelas, ia lebih memilih menginisiasi gerakan non blok (GNB). Dia dan anggota GNB akan gabung hanya dalam program-program perdamaian, seperti berenang di sungai saat jam sekolah. Di tahun ini pula dia mulai menjalin cinta anak monyet dengan metode "backstreet" dengan seorang "Putri kelas", namun sang Putri harus hilang dari ingatannya satu tahun kemudian karena pindah sekolah. Di akhir tahun keenamnya di sekolah dasar, ia akhirnya sukses menjadi "Raja" di farewell sekolahnya.
Dia kemudian melanjutkan ke sekolah peringkat tiga sekaligus paling tinggi (bangunannya) di kota itu. Masuk dalam kelas "soemoertoetoeng" bertemu kawan kawan dan guru yang cukup menguji mental dan kesabaran (menaha diri untuk ga ngeledekin), memulai sparing pertama dengan anak cemen dari kelas sebelah di sebuah lapangan sepak bola. Masuk tahun kedua, dia bergabung dengan Racelan. Di kelas ini dia banyak dilatih fighting dan matematika. Agenda para pejantan tiap istirahat atau saat tidak ada guru adalah pet petan (latihan sparing) atau minimal adu panco. Kemudian menghabiskan tahun terakhirnya di menengah pertama dengan bergabung di Sonix, kumpulan anak anak gila dengan masa depan keren. Penyesalan terbesarnya di sekolah ini adalah salah membulatkan jawaban Ujian Nasional Matematika paket B No 27 tentang volume tabung, yang membuat UN Matematikanya gagal mencapai nilai sempurna 10,00.  Sementara di tempat tinggalnya, Magnum berhasil menyatukan berbagai kelompok dari tiap RT setelah datang seorang anak batak kristen tengil. Bersama Magnum dan aliansinya, dia pun mengumumkan perang pada si batak kristen ini. Pertumpahan darah pun tak dapat dihindari, mulai dari serangan belasan ember air ke dalam rumah si bocah pendatang ini hingga berkembang menjadi duel di sebuah lapangan yang akhirnya mengubah jalan hidup anak anak desa ini.
Orang bilang SMA menjadi masa paling indah, namun untuk anak ini masa indahnya hanya habis di tahun pertama saja. Ia kembali masuk ke kelas yang isinya para monster sekolah, berkarib dengan para pemuda abstrak (si mesin pembunuh, si gigolo, dan seniman gila), menuangkan hobi fighting dengan bergabung bersama Merpati Putih, dan menemukan Cin(t)a pertamanya si dara berkulit langsat bermata bulan sabit. Hanya sampai disini kenangannya, karena sebuah kasus membuat ingatannya dua tahun setelah itu terkubur dalam kegelapan.
Pintu ingatan terbuka kembali saat supernova-boy ini menjinjitkan jempolnya di kampus terhebat kedua di Indonesia, Instititut Pertanian Bogor... (:

~To Be Continued~

Bulan ini menjadi bulan yang sangat spesial buat 6ua, selain karena bulan kelahiran, di bulan ini juga 3 project yang lagi 6ua kerjakan di launching semuanya. Dan 6ua mau ucapin terimakasih tulus untuk orang-orang yang sudah mau "melakukan sesuatu" untuk memeriahkan #maretrovert ini:

~ Terimakasih tulus untuk kamu yang pertama kali merayakan #maretrovert ini. Semoga kamu selalu diberi-Nya kesehatan, dikuatkan dalam setiap aktivitas dan dalam menuntaskan amanah, dimudahkan untuk belajar dan mengaplikasikan ilmumu guna hajat hidup orang banyak, dan dijaga-Nya selalu dari ikhwan ikhwan menel di luar sana.
Semoga kesabaran senantiasa menyelimuti hati kita, menunggu dimana masanya kita menghadapi dunia ini dengan penuh kesyukuran kelak. Moga-moga jika banyak benar halangan pertemuan kita  di dunia, terlapanglah pertemuan kita di akhirat, pertemuan yang tidak akan diakhiri lagi oleh maut dan tidak dipisahkan oleh rasam basi manusia... (:
~Terimakasih tulus Bradder Rony Ramdani, maho pertama yang tengah malam bela belain ngucapin milad ke 6ua. Sukses selalu buat Lu bradd dan geng OOS kita! (:
~Terimakasih tulus saudara beda darah Ibrohim yang udah mahal mahal telepon jauh dari Batam cuma untuk ngucapin Milad dan ngedoain 6ua, Sukses untuk kita berdua wahai saudaraku! (:
~Terimakasih tulus untuk kawan lama 6ua Wilda Kholila (udah lupa panjang pendeknya dimana :p) dan kawan kawan ILMA, semoga dakwahnya makin esensial! (:


~Terimakasih tulus untuk Rahmi Yuniarti, Maryah Ulfah, Fitriana Jubaena dari geng XTION dan kawan kawan FORMASI FEM atas doanya, moga dimanapun kita berada dakwah tetap nomor satu! (:
~Terimakasih tulus untuk bang Teuku Muhammad Alkautsar dan kawan kawan Civilogia, semoga Allah jaga semangat kita dalam memperjuangkan kebaikan untuk masyarakat Indonesia! (:


~Terimakasih tulus saudara beda satu hari Hafidudin Setiawan, adik kecil item manis Reviana Melsinta, kakak kecil Raisha Agustina, dan Kong Andika Mohammad untuk segala doa kalian yang langsung di sampaikan ke 6ua dan Tuhan, semoga sukses dan berkah jadi bagian dari hidup kita! (:
~Terimakasih tulus adikku Elvira Rachmawati dan Ksatria Jakpus 2013, sukses untuk masa depan kita! ayoo nonton! (:
~Terimakasih tulus kakakku Azka Lathifa Zahratu Azra yang baru ketemu tapi udah 6ua anggap kakak sendiri, dan kawan kawan Inovasia lainnya atas doanya. Semoga kebaikan selalu menyelimuti hati dan kerja kerja yang akan kita lakukan untuk Indonesia yang lebih keren ini! (:

~Terimakasih tulus adik Nur Azizah atas tulisannya yang menginspirasi, 6ua yakin untuk kita yang pandai "membaca pesan Tuhan" sudah Tuhan siapkan masa depan terindah untuk kita. Ingat, tetap jangan ngeduluin 6ua nikah! :p Nih 6ua kutip "sedikit aja" pesan tulisan Lu, biar gada yang ngambek (lagi)... (:



How time flies, Chad. Kita, orang-orang yang kadang-kadang bisa baca pesan dari setiap pergerakan yang terjadi di bumi ini, yang bisa membuat naluri kita lebih bijak yang materinya ga diajarkan di universitas manapun sekalipun itu yang terbaik di dunia. Gue ngerasa belajar beberapa hal, termasuk dari siapapun yang gue temui, salah satu nya lo. Meskipun dengan cara pandang, kerangka berpikir eh salah maksudnya cara berpikir yang lo sendiri yang punya, yang nyentrik itu, yang kadang-kadang kocak jayus itu, tapi lo ‘ngerti’ apa yang terjadi. Lo bisa baca ‘pesan Tuhan’ di dunia ini dan ga banyak orang yang gue temuin yang bisa ngelakuinnya. Dan gue melihat kalo lo belajar itu.

~Dan terimakasih tulus untuk semua insan, makhluk hidup,dan  alam yang sudah turut meramaikan #maretrovert dan puji syukur berpangkat pangkat 6ua panjatkan pada Allah SWT untuk segala kebaikan-Nya hingga detik ini... (:

----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Thank you for loving someone like me, who is good for nothing and who has such bad blood in his veins, up to today.. Thank you... ): (:

@ichadawawin


Jumat, 31 Januari 2014

Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi Pacaran itu Halal di Indonesia


2014 selain menjadi tahun kuda dalam mitologi cina dan tahun perang politik dalam pemilu Indonesia, juga menjadi tahunnya Walimahan di kalangan aktivis kampus. Yap, walimahan... T_T
Oke, 6ua ga akan bahas topik ini karena sudah terlalu banyak ikhwah galau berlabel “jomblogia” yang berulang kali berkisah hal ini di blog mereka! Jomblogia bisa jadi berasal dari kata Jomblo dan Logia (alam), merupakan akronim yang 6ua gunakan untuk menunjukkan bahwa spesies bertipe logia ini memang jomblo karena kehendak alam. Meskipun dari sudut pandang mereka, Jomblogia merupakan gabungan kata Jomblo dan Bahagia untuk menunjukkan betapa bahagianya mereka menjomblo untuk kemuliaan hidup... (:
Terlepas dari judul tulisan ini yang sejatinya hanya menggambarkan seorang anak muda dalam renungnya mengerjakan tugas akhir di sudut ruang senja (sumpah abaikan judulnya, cuma pelampiasan Skripsi broh!), disini 6ua hanya mencoba memberi pandangan terkait pertanyaan yang belakangan ini banyak ditanyakan sahabat-sahabat 6ua, sebuah pertanyaan yang akhirnya sering keluar masuk kaga pake salam ke “istana pikiran” 6ua. Maklum, meskipun masih belum nyicipin disertasi tapi 6ua udah diberi gelar Dr. Cin(t)a... :p

Pacaran itu boleh ga sih Sad? #eaaa

Nih jawaban dari manusia nomor satu di dunia, Rasulullah Muhammda SAW:
“Sesungguhnya jika kepalanya ditusuk jarum dari besi adalah masih lebih baik dari pada menyentuh pada perempuan yang bukan muhrim nya” (HR. Tabrani)
Pacaran itu pilihan, dan sebuah pilihan tiada pernah salah selama diambil bersama konsekuensinya. Pacaran itu halal kok, buat mereka yang berani mengambil konsekuensi seperti yang disebutkan Rasulullah diatas. Pernah ex-murabbi 6ua bercerita tentang seseorang (6ua lupa namanya) yang sepanjang hayatnya tidak menikah karena tidak berhasil menemukan calon istri yang sesuai kriterianya, yakni sepanjang hidup si gadis tidak pernah mengagumi pria lain selain dirinya seorang. Ini memang kisah yang ekstrim, tapi memaknainya membuat 6ua melihat seorang perempuan yang pacaran menjadi tidak bernilai (lagi)... (:



Kita jadinya ga pacaran Ril, tapi buat komitmen aja untuk menjaga satu sama lain.. #hoakcuih

Komitmen apa? HTS maksud Lu?  Jahelah, itu mah alibi bin kedok! HTS itu kaya rokok, kita anggap aman karena belum disertifikasi Haram sama MUI sehingga kelihatan legal tapi begitu ketagihan malah makin terjerumus. Kalau emang mau buat komitmen, kenapa bentuknya ga tunangan aja neng? (:
 “Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Dan katakan kepada para perempuan yang beriman , agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya..” (QS. An-Nuur: 30-31)
“Buat Aktivis Dakwah kaya kita, TTM (Teman Tapi Mesra) udah yang paling aman dah!” , sempat dalam diskusi dengan seorang sahabat dari Jogja 6ua kasih petuah sakti macam itu. Tapi setelah meresapi hembusan ayat Qur’an diatas, 6ua revisi pemikiran 6ua sebagai berikut à“Buat Aktivis Dakwah kaya kita, TTM (Ta’aruf Tapi Mesra) udah yang paling aman dah!” (:

Terus gimana dong Chad, ntar doi keburu dilamar orang! #tsaah

Jahelah bro, lemah banget Lu jadi laki! Dengerin nih..
“Cin(t)a bukan melemahkan hati, bukan membawa putus asa, bukan menimbulkan tangisan sedan. Tetapi Cin(t)a menghidupkan pengharapan, menguatkan hati dalam perjuangan menempuh onak dan duri penghidupan.” (Hayati hoax)
Dan bacalah ini..
“Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). (QS. An-Nuur: 26)
Memang ketakutan terbesar dari para Jomblogiawan adalah hilangnya alasan mereka untuk bertahan dalam penantian mulianya., ketika sosok Jomblogiawati idaman mereka dipinang orang. Tapi mati membujang bukanlah pilihan. Tulisan bang Iwan Fals dalam liriknya bahwa “lelaki bukanlah pilihan” sejatinya menggambarkan bahwa masih banyak Jomblogiawati di lautan sana  yang jauh lebih baik untuk para jomblogia yang setia hatinya. Dan yakinlah akan lirik ini kawan, “dia tanpamu, butiran kentut”! Zehaha..

Seringkali 6ua berpikir bahwa Cin(t)a sejati cuma ada di tiga dunia yakni dunia dongeng, dunia masa lampau, dan dunia SMA. Sementara Cin(t)a di dunia lainnya, termasuk dunia ikhwah, hanyalah ilusi. Dan bisa jadi Cin(t)a itu sendiri ilusi, seperti yang disuratkan Buya Hamka bahwa Cin(t)a yang tak bertemu lah yang seringkali menjadi Cin(t)a abadi. Apapun itu, satu hal yang jelas bagi kita yang ingin memuarakan gelora rasa ini ke lautan ibadah bahwa inilah solusi terbaik yang ditawarkan Tuhan pada kita..
“Barangsiapa diantara kalian memiliki kemampuan untuk menikah, maka (segeralah) menikah. Karena yang demikian itu lebih menjaga pandangan dan lebih memelihara kemaluan. Dan barangsiapa yang belum mampu, maka hendaklah ia berpuasa. Karena puasa adalah tameng baginya” (Muttafaq ‘Alaihi)
“..tetapi jika kamu bersabar itu lebih baik bagimu. Allah maha pengampun, Maha Penyayang.” (QS. An-Nisaa: 25)

Oke, itu pandangan 6ua terkait pacaran dan berbagai macam bentuk turunannya. Berbeda dengan Felix Siauw yang senangnya nyuruh orang putus dengan hashtagnya #udahputusinaja , 6ua lebih senang dengan #udahnikahinaja dan selalu mendoakan sahabat-sahabat 6ua yang pacaran (apalagi yang sudah bertahun-tahun) agar dimudahkan untuk segera naik ke pelaminan. Karena prinsip ekonominya, semakin lama hubungan berbentuk pacaran maka hubungan itu akan terasa semakin hambar dan semakin rendah pula derajat kemuliaan keduanya. Dan Pria sejati tak akan pernah membiarkan derajat kemuliaan wanita yang dicin(t)ainya menjadi rendah di mata manusia, apalagi di mata Tuhannya!
Semoga kesabaran terus menyelimuti hati kita, menunggu di mana masanya kita menghadapi dunia ini dengan penuh kesyukuran kelak... (:

 @ichadawawin

Rabu, 18 September 2013

All Fun, Cause Share n Re-Fight

Dokumen yang nyaris dibocorkan oleh wikileaks ini adalah dokumen resmi milik FBI, berisi tulisan yang memuat detil peristiwa Sidang Umum KM yang telah lalu dan konspirasi kemakmuran didalamnya yang  tidak terekspos ke publik. Tulisan yang bahkan hanya diketahui oleh segelintir pimpinan BEM KM dan seharusnya tidak pernah boleh dipublikasikan...

32 Desember 2012..

Hari in launching perdana Sidang Umum 1 yang menayangkan Pelantikan MPM KM, DPM KM, dan Presma-Wapresma terpilih. Dengan tiket premier ditangan, Gua langkahkan kaki berirama Gangnam style (plis jangan dibayangin) ke RK. Pinus untuk menyaksikan tayangan tersebut.
Gua sampai di TKP tepat 5 menit sebelum Sidang Umum 1 dimulai ketika PJS kami saudara Pahmi berbicara didepan dan tiba-tiba masuklah 3 orang mahasiswa dengan tidak sangat sopan berteriak-teriak dengan menggunakan thoa dan membawa bendera merah putih (padahal 17an udah lewat). Mereka yang menamakan diri mereka “Supernuvo” adalah Alfun, Kausar, dan Rifai. Melihat daki yang menggantung di leher mereka, sebenarnya Gua ragu kalo mereka adalah model iklan sabun Nuvo (walaupun mengaku Supernuvo) sebagaimana yang digosipkan. Disana mereka menuntut PJS (Penanggung jawab seadanya) adalah illegal tidak sah karena tidak ada didalam UUD KM. Mereka sangat menolak keberadaan PJS yang hanya satu orang meskipun sudah ada tim yang membantu PJS.

“Kalo PJS hanya satu bagaimana jika PJS nya kami bedakin?” ucap Alfun.
“Yoman, Kita bawa aja ke Rengasdengklok biar gada lagi PJSnya” sahut Kausar.
Dua Mahasiswi samping Gua pun komen meskipun sambil berbisik, sebut saja Mawar dan Melati.
“Dibedakin? Serem ikhh (sambil nutup mata tapi ngebayangin)” ujar Mawar.
“Rengasdengklok? Lu pikir Kemerdekaan? -,-“ gumam Melati

Setelah mendengarkan komen mereka yang ga penting benget (SUMPAH GA PENTING BANGET!), Gua kembali fokus pada atraksi di depan.
Keadaan kembali tenang berkat kedipan mata Bapak UKK.Sidang Umum 1 pun dibuka yang dilanjutkan dengan Hymne Kampus “Baik-Baik Sayang” favorit bapak Rektor Kami Hary Tanosoedibjo. Namun sesaat setelah dilantukannya Hymne, Sahabat kita Supernuvo kembali berteriak-teriak (obatnya abis mungkin..). Mereka menuntut agar KM dibekukan. Ini jelas tidak bisa diterima dengkul Gua. Mau jadi apa Mahasiswa Kampus tanpa adanya organisasi KM? Yang ada Mahasiswa nantinya jadi pada kunang-kunang = kuliah nangis-kuliah nangis gara-gara nilai ujian mereka yang selalu bersinergi membentuk rantai Karbon. :P
Kak Sipit dan Kak Zaenab selaku Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa terpilih pun maju mengajak Sahabat kita Supernuvo berdialog. Setelah melalui perundingan yang alot kaya kerupuk di Red Corner, akhirnya Supernuvo sepakat untuk menyabut tuntutan mereka mengenai pembekuan KM. Namun menyikapi kecurigaan adanya “suntikan” dana kampanye dari Suster Keramas, mereka menuntut KM agar menganut sistem kepartaian. Heuh, ketebak nih mereka Logika Matematikanya pasti D (dongo).

“Katanya ga suka sama suntikan dana dari Suster Keramas, tapi kenapa sekarang nuntut KM pake sistem kepartaian?” pikir Gua #minummigren

KM Kampus Kita tidaklah cocok memakai sistem kepartaian. Hal ini coba disampaikan Kak Sipit dan Kak Zaenab kepada Sahabat kita Supernova. Namun yang terjadi adalah keadaan kembali memanas hingga teman-teman yang berdialog didepan nyaris adu kelereng, sampai tiba-tiba Rifai dari Supernuvo maju kedepan mengambil palu sidang dan melemparnya ke arah peserta sidang. Untung saja tidak sampai mencederai peserta sidang. Namun peserta yang duduk dibelakang kemudian berdiri dan berteriak lantang lantaran kesal terhadap perbuatan Rifai.

“Woy Mas! Hati boleh emosi, tapi pikir juga dong pake otak! Masa ngelempar segitu kencangnya ga kena?” #plakk

Bapak UKK yang melihat kejadian ini pun langsung melerai pertunjukan yang terjadi didepan seraya berteriak “kalian adalah kaum yang berintelek, selesaikan dengan cara baik-baik, jangan seperti preman, Hidup mahasiswa!” jargon mahasiswa menjadi obat penenang sesaat disusul kremudian tangis sang bapak UKK. Kami semua terdiam, dalam benak bertanya apa gerangan yang ditangisi bapak ini.
Setelah tenang, bapak UKK pun menceritakan kisahnya yang ternyata adalah alumni Kampus ini juga. Beliau menceritakan bagaimana perjuangan dan aksi mahasiswa ketika zaman orde baru dulu, dimana kegiatan-kegiatan yang kami lakukan saat ini pada zaman bapak UKK bisa saja berujung maut. Namun, tidak satupun mahasiswa saat itu gentar. Itu semua semata karena kecintaan mereka yang begitu besar pada tanah air ini. Bukan seperti yang kami lakukan saat ini. Kami benar-benar malu Kami malu sekaligus terharu mendengar kisah Beliau. Gua, Kak Sipit dan Kak Zaenab, begitupula para personil Supernuvo ikut terisak hingga maskaranya luntur. #eeh
Siang itu semuanya selesai. Terlepas dari pro-kontra kejadian ini, kami bersyukur atas cambuk pengingat yang dipecutkan Bapak UKK dan Sahabat kami Supernuvo. Untuk mengenang Semangat para personil Supernuvo, Kak Sipit mengangkat tiga semangat yang akan Kak Sipit dan Kak Zaenab bawa di BEM KM 2013 ini yang diambil dari nama Alfun, Kausar dan Rifai yakni FUN, SHARE, dan FIGHT... :D

Kami adalah MAHASISWA
Tulang punggung Bangsa ini
Inilah hari ego dienyahkan
Guna berkreasi untuk negeri

@ichadawawin

*Cerita ini hanyalah Fakta. Kesamaan tokoh, alur dan peristiwa hanyalah kesengajaan semata


Jumat, 13 September 2013

Searching and Serving the Best? : Pejuang vs Satpam!

Sesungguhnya 6ua enggan menuturkan kisah ini. Namun karena taklimat 2 x 15 menit dari Wapresma (entah, 6ua juga bingung ini taklimat apa skorsing sidang umum?), 6ua ga punya pilihan lain kecuali membeberkan kisah yang sesungguhnya pada publik...


19 Agustus silam saat pertemuan orang tua MABA, seorang ibu terseok-seok menghampiri 6ua yang saat itu ada di tenda informasi.

“Asrama putra dimana ya mas?”
“Oh asrama putra, dari sini ibu.. blablabla..”
“Wah, jauh ya? Harus naik ojek ya? Ga ada bus nya gitu?“

Yah, seandainya bus IPB bisa beroperasi seintensif bikun (bis kuntet) UT (Universitas Tetangga). Sayangnya di hari itu bus IPB sedang tidak beroperasi dikarenakan supirnya ramai-ramai cuti hamil.

Di hari yang sama, ramai-ramai orang tua MABA mendatangi BPA (Badan Pengelola Asrama, bukan Asmara! :p )

“Wah, kalo sudah begini demo aja! Masa Saya udah bayar mahal mahal, anak Saya belum dapet kasur di kamar asramanya?”
“Hotel dekat sini dimana pak? Biar anak saya nginap di hotel saja, daripada di Asrama yang tidak ada kasurnya!”

Begitulah keluh para orang tua MABA ini.

Yap, bermula dari kelimpahan kuota MABA yang mancapai lebih dari 3.800 MABA dibarengi kapasitas asrama yang belum siap menampung sejumlah itu membuat teman-teman BPA dan SR terpaksa membagi 1 kamar yang tadinya untuk 4 orang menjadi untuk 5 orang dan merombak musholla dan ruang bersama untuk digunakan sebagai kamar sementara. Ruang ternak jamur pun terpaksa dialih fungsikan menjadi Mushola seadanya. Kejadian ini diperkeruh dengan kasur yang ternyata ditenderkan di Jawa dan baru akan tiba kamis tanggal 22 Agustus, membuat kepala pak Menteri Jakpus BB Hemat mulai ngebul (silahkan definiskan sendiri kepanjangan BB disini)..


20 Agustus, registrasi MABA jalur UTM dan SBMPTN. Hari ini Kak BB bersikeras untuk bertemu Rektor untuk membahas terkait kelebihan kuota MABA ini. Kepalanya yang semula ngebul sekarang ini sudah hampir korslet (keluar listrik gitu) mengingat Om Ony Syahrial yang sampai pinjam sarung tinju untuk gebrak meja (biar ga sakit sakit amat tangannya) pun tetap mengatakan jumlah MABA yang akan diterima tahun ini 3400 sementara fakta yang terjadi berlawanan. Api sudah disulut, Perang tiada dapat dihindari. Hari itu ka BB putuskan untuk menyerang Rektor.

Berbeda suhu dengan Ka BB, pak Presma stay cool dengan hashtagnya #OverKuotabeCalm. Tetap tenang dan dengan santun, sesuai namanya Muhammad Sipit Susantun, Bang Sipit manyarankan Ka BB dan 6ua untuk mengumpulkan bukti di lapangan terlebih dahulu dan  menghabisi om Ony Syahrial dulu sebelum menyerang pak Rektor. Benar-benar sebuah strategi Perang yang mengerikan dari sang Jenderal.

Maka berangkatlah 6ua dan Ka BB ke Asrama Putra untuk mengumpulkan bukti-bukti. Setelah mewawancarai SR dan berkeliling asrama, perhatiam kami tertuju pada sebuah ember berwarna biru yang tergantung di tiang parkiran bertuliskan “mohon pengertiannya bagi yang parkir”. 6ua pun meminjam kamera Ka BB untuk memotret ember tersebut, sementara Ka BB bersiap menyalakan motornya untuk kabur (sepertinya doi sudah memprediksi hal buruk akan terjadi, benar-benar berbakat jadi papa loreng). Saat akan memotret ember tersebut, tiba-tiba seekor satpam yang mulia keluar dan menghardik 6ua.

“Ngapain mas? Mahasiswa sini bukan? Angkatan berapa?!” (awal nanya udah pake urat)
“Saya dari BEM KM pak, Saya disini lagi mau liat liat fasilitas Asrama untuk di sampaikan keadaannya ke.. blabla..” (mencoba menjelaskan)
“Mau ngapain potret ember ini? Ember ini ulah mahasiswa dan ditaro disini saat temen Saya yang bagian jaga! Mana KTM kamu?!”
“Jadi gini pak..” (Sabar tanpa batas, dalam hati mah “siapa Lu pake malak KTM 6ua?”)
“Kamu mau nyudutin satpam ya? Kaya yang udah udah kemarin! Mahasiswa kaya kamu tuh seenaknya aja bikin aturan tiket parkir gratis!” (uratnya copot, mulai nunjuk nunjuk ke muka 6ua)
“ (akhirnya urat 6ua terlepas dari segelnya) nih yah Pak, kalo mau mah 6ua bisa nyudutin Rektor. Ngapain juga 6ua nyudutin Satpam kaya Lu? Ga Level! Masalah tiket parkir gratis sih derita Lu, protes sama BEM KM tahun lalu lah siah! Lagian baguslah tiket parkir gratis, masalah Lu apa?!”

Duel “urat” pun terjadi. Soal urat dan nyali, 6ua ga kalah jago. Ngeliat badan si Satpam yang mulia yang segede gedebong pisang, 6ua tetep PD jika benturan fisik harus terjadi (PD bonyok maksudnya).

Melihat 6ua dihadang seekor satpam, ka BB pun menghampiri. Beruntung, ternyata pak Satpam yang mulia dan ka BB adalah teman main gundu semasa mereka kanak-kanak sehingga pak Satpam pun mau mendengarkan penjelasan ka BB dengan muka kalem. Coba pak satpam kalem begini dari awal dan ga pake tunjuk-tunjuk muka 6ua, 6ua kan jadi ga harus buang-buang cakra demi menghadapi seekor satpam macam ini? Yang jadi pertanyaan, apakah kelakuan semua satpam IPB seperti ini kepada mahasiswa yang seharusnya mereka lindungi? Tentu jawabannya tidak semua satpam IPB demikian, karena 6ua pun kenal beberapa Satpam Kampus yang budiman.

Layaknya program tali kasih, untuk sesaat 6ua biarkan ka BB dan pak Satpam yang mulia bernostalgia mengenang masa lalu mereka saat bermain gundu dulu. Usai mereka saling mengelap air mata satu sama lain (6ua sarankan gausah dibayangin), 6ua dan ka BB pun  menuju GWW untuk kembali membantu registrasi MABA.

Sesampainya di meja informasi, 6ua menceritakan duel dengan pak Satpam tersebut ke pak Wapresma, Kang Zaenab. Ternyata doi punya cerita serupa dimasa TPBnya dimana kang Zaenab sempat meminjam sarung tinju untuk menggebrak meja saat duel dengan seekor satpam asrama putri dikarenakan tidak boleh meminjam meja untuk acara TPB padahal sudah diizinkan BPA. Mungkin karena mendengar kisah inilah om Ony terinspirasi untuk gebrak meja pake sarung tinju (oke, ini bukan hikmahnya). Yang lebih penting, terlepas shahih atau tidaknya cerita kang Zaenab, beliau mengingatkan bahwa dalam memperjuangkan kesejahteraan mahasiswa banyak, seringkali kita akan dibenturkan dengan birokrasi yang rumit, oknum pejabat institusi yang tidak bersahabat, dan berbagai macam hambatan lainnya. Itu tantangannya! Dan selama kita masih berjalan di koridor kebenaran, siapapun lawannya dan apapun kepentingannya, bahkan Wakil Rektor sekali pun tidak boleh memadamkan semangat juang kita.

Wejangan pak Wapresma terhenti oleh tangisan seorang gadis kecil yang menghampiri kami di meja informasi. Yap, kami kedatangan seorang adik MABA yang menangis karena kehilangan kartu tanda mahasiswa (KTM) sementaranya sehingga ia tidak diperbolehkan menyelesaikan administrasinya sebelum KTM nya ketemu. Melihat air mata yang tak kunjung surut dari gadis kecil ini, yang cantik pula, 6ua dan ka BB pun mencoba membantunya (motif macam apa ini? :p) berbicara pada petugas administrasi yang juga mahasiswa. Lagi-lagi pelayanan tanpa hati terjadi disini, bahkan kali ini oknumnya mahasiswa yang lebih muda dari 6ua dan ka BB. Seharusnya hal semacam ini bisa diselesaikan tanpa ada urat yang copot atau air mata yang mengalir, hanya perlu sedikit simpati di hati sehingga yang dinamakan toleransi birokrasi bisa terwujudkan di kampus rakyat ini.


21 Agustus, hari pertama KRSan menjelang dimulainya kembali semester ganjil tahun ajaran 2013/2014. Berhubung ka BB Hemat yang menjadi Menteri Jakpus tahun ini dan 6ua sebagai PJ KRS periode ini, maka KRSan periode ini lancar jaya. Zehaha.. (serius, ada hubungannya!)

Banyak teman-teman mahasiswa yang berKRS ria disepanjang koridor Rektorat. Suasana berlangsung kondusif sampai seorang kakek tua berteriak memecah keramaian. Lagi dan lagi, seekor satpam yang menjadi dalangnya. Kali ini seekor satpam betina yang mulia. Mbak satpam ini tiba-tiba menghardik kakek tua yang berpakaian muslim ini karena melantunkan doa didepan Auditorium Andi Hakim Nasution dianggap yang dianggap mengganggu kenyamanan ruang publik. Tidak terima dibentak seperti itu oleh seekor satpam yang dari selisih usia dianggapnya bau kencur, Kakek tua itu pun marah besar.

“Beraninya kamu bentak orang tua! Umur kamu itu belum separuh umur saya! Kamu itu Cicit saya tahu! Saya ini pejuang, SBY saja hormat sama Saya! Ini kamu cuma satpam berani kurang ajar sama Saya!”

Ungkapan kemarahan yang keluar dari mulut kakek tua itu bergema menjauh, beriringan dengan langkahnya yang berjalan keluar rektorat ditemani dua orang mahasiswa  pasca sarjana yang mencoba menenangkan emosi sang kakek tua. Sementara mbak satpam yang mulia pun hanya bisa tertunduk malu. Melihat ekpresinya mungkin doi berpikir “gua aja ga hormat sama SBY, ngapain juga hormat sama kakek tua kaya Lu!” (Suudzan beud 6ua... Zehaha..)

Sebagai mahasiswa IPB, ada rasa malu yang timbul dalam benak 6ua dengan terjadinya hal semacam ini di IPB. Kejadian seperti ini seharusnya bisa  dihindari jika saja mbak satpam yang mulia itu bisa dengan santun mengingatkan kesalahan kakek tua tersebut.





Dalam 3 hari saja, 6ua diperlihatkan berbagai kecacatan pelayanan di kampus rakyat ini baik secara fisik maupun dari sisi etika pelayanannya. Padahal selama ini dalam hal pelayanan mahasiswa, IPB tidak kalah dengan kampus anak-anak pejabat disana. Sebagai contoh, pengelolaan Beasiswa Bidikmisi IPB adalah yang terbaik di negeri ini. Bahkan, sistem cluster penentuan biaya SPP berdasarkan gaji orang tua  pada kebijakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang baru-baru ini diterapkan pun mengadopsi sistem pemungutan biaya SPP IPB yang memang telah lebih dulu diterapkan sebelumnya. Dengan segudang prestasi tersebut, bisa kita katakan sampai saat ini IPB telah menegakkan motto Searching and Serving the best yang selama ini disandangnya.

Namun, bagaimana dengan kasus yang terjadi saat ini?

Bagaimana IPB bisa meneriakkan Searching And Serving The  Best?

Sementara MABA angkatan 50 harus bersempit-sempit ria dengan 5 orang dalam 1 kamar, bahkan di minggu registrasi MABA itu masih banyak yang belum mendapatkan kasur.

Bagaimana IPB bisa meneriakkan Searching And Serving The  Best?

Sementara garda terdepan dalam pelayanan mahasiswanya saja dalam radius 100 m sudah memancarkan sinar ultraviolet yang membuat mahasiswa enggan mendekat, melayani dengan sikap tak bersahabat seolah meladeni penjahat.

6ua masih yakin, IPB telah mendapatkan putra putri terbaik bangsa dan tentunya akan memberikan pelayanan yang terbaik pula. Ketika ngobrol dengan Dirmawa, pak Rinso pun mencoba meyakinkan 6ua bahwa pak Rektor punya segudang rencana perbaikan IPB kedepannya. Mulai dari infrastruktur kampus seperti transportasi dalam kampus dan asrama mahasiswa hingga pelayanan kesejahteraan mahasiswa. Namun ini membutuhkan kerjasama dari semua elemen yang terkait. Dalam pelayanan kesejahteraan mahasiswa misalnya, etika dan “ketulusan dalam melayani” mesti kita tumbuh suburkan di kampus Pertanian ini.

Bukankah menjadi indah ketika kita datang ke loket kemahasiswaan disambut dengan segelas  senyuman hangat, bukan dengan secercah sinar UV yang mambakar kulit? Bukankah indah ketika kita bisa bercanda tawa saat berpapasan dengan perangkat kampus seperti satpam, petugas kebersihan dan kawan-kawannya, bukan malah ketemu dan saling melempar ekspresi militer?

“Sekali-kali janganlah engkau meremehkan kebaikan meskipun sekedar bertemu saudaramu dengan wajah ceria.” (HR. Muslim)

Mari bantu Kampus kita tercinta ini untuk dapat terus mencari dan memberi yang terbaik. Semoga segala perbaikan IPB kedepannya dimudahkan dan dapat segera kita nikmati bersama... :)

@ichadawawin

*Cerita ini hanyalah Fakta. Kesamaan tokoh, alur dan peristiwa hanyalah kesengajaan semata

Sabtu, 12 Januari 2013

Resolusi tahun ini kah?




......................................

"Mau nikah tapi belum ada modal mas?"
#Nikah kok pake nunggu ngumpulin modal, emang mau buka toko!. Nikah kok nunggu mapan, nunggu kaya, nunggu sejahtera. Kebalik tuh. Segera nikah, biar segera dimapankan, dikayakan, disejahterakan :)

"Tapi saya masih belum lulus kuliah mas?".
#Emang sejak kapan rukun nikah pake ijasah?.

"Saya belum punya kerjaan tetap mas?".
#Nggak penting
itu punya pekerjaan tetap, yg penting tetap punya penghasilan :)

"Padahal rencana saya nikah umur 30-an gitu mas"
#Coba deh diitung2, umpama cowok nikah usia 30. Anaknya lulus kuliah udah berapa tuh usia sang bapak?. Yup, lebih dari 50 taun. Kalo nikahnya umur 20?. Usia 40-an sudah bisa gendong cucu tuh :)

"Apa sih mas perbedaan besar antara pacaran dg nikah?"
Pacaran? Rawan maksiat. Nikah? Rawan rahmat :)

"Nikah muda itu bahaya lho mas, psikis pasangan muda kan labil?".
#Mangkanya buruan nikah, biar segera stabil :)

"Masak putus? Pacar saya udah sayang banget ma saya mas".
#Buat kalian yg masih melihara pacar, katakan pada pacar kalian, "Bukti cinta sejati bukan "I love you", tapi "qobiltu" :)

"Mas, saya nunda nikah karena belum siap dari segi finansial?".
#Lho, kenapa nikahnya yg ditunda, kenapa nggak finansialnya aja yg dipercepat? :)

Status ngomporin nikah ntar lagi dilanjut ya. Istri ngajak jalan2 lagi nih :)
#Oh ya, jalan2 sama istri itu ngoleksi pahala, lho. Kalo sama pacar? Jawab sendiri dah :)

"Cieee, si mas mentang2 udah nikaaah :)"
#Cieee, mentang2 yg belum berani nikaaah :)

"Apa sih mas enaknya nikah muda?"
#Bocoran nih ya, ibu saya dulu nikah usia 17 taun, sekarang di usia beliau yg baru 42 taun, beliau udah tenang, karena anak2nya dah lulus kuliah, bahkan anaknya yg paling imut nih dah berani berumahtangga, hehe :)

"Nikah muda itu bahaya lho mas. Rawan perceraian, karena kondisi emosional, finansial, psikis, anak muda masih labil. Nikah muda itu rawan lho mas. Bayi yg lahir oleh pasangan muda itu bla bla bla".
#Udahlah, jangan banyak alesan, diketawain sama ibu saya tuh :)

"Saya sering liat ada orang dewasa yg nggak nikah2?"
# Lelaki dewasa yg belum juga berani nikah kemungkinannya hanya 2: terlalu banyak maksiat, atau kejantanannya perlu dipertanyakan :). Udahlah, daripada tersinggung, mending berubah :)

"Jangankan nafkahin istri, nafkahin diri sendiri saja belum bisa!".
#Hah? Usia mudanya dipake ngapain aja tuh?.

"Mas, saya pingin membahagiakan ortu dulu. Masak baru lulus, baru kerja, langsung minta nikah?".
# Hey, bukankah lebih keren kalo kita membahagiakan ortu, istri, juga mertua sekaligus?.

"Saya mau fokus di karir dulu mas".
#Astaghfirullah, masih nggak percaya juga dg firman Tuhan?. Nikah itu ngundang rezeki, bukan malah menghambatnya. Udahlah, pokoknya orang keren adalah orang yg nggak suka cari2 alasan :)

"Mas, modal nikah itu berapa sih?"
#Seringan mungkin. Sesederhana mungkin. Muslimah mulia adalah yg ringan maharnya. Resepsi, sesederhana mungkin. Undangan, sehemat mungkin. Jangan boroskan duit di resepsi.

"Mas, adakah penelitian yg membuktikan nikah bikin kaya?"
#Buanyak. Mangkanya sempetin baca buku, nggak baca status doank :)

"Kenapa ada yg usai nikah tapi hidupnya malah berantakan?"
#Yg usai nikah dan lebih bahagia juga membludak. Jadi yg salah bukan nikahnya, tapi faktor orangnya :)

"Kenapa kita lebih disaranin nikah muda?"
Biar agama kita disempurnakan oleh Tuhan di usia kita yg semuda mungkin :)

"Kalo belum ketemu jodoh gimana, mas?"
sebagamana rezeki, begitulah jodoh. Rezeki memang ditangan Tuhan, tapi kalo nggak dijemput ya bakal ditangan Tuhan teruuus :)

"Lha cara jemput jodoh itu gimana mas?"
Gitu masih ditanyain? Ckckckck.. katanya udah gedhe :)

"Kenapa sih mas dari kemaren ngomporin nikah muda?".
Karena saya pingin anak2 muda sebahagia kami, hehe.

"Boro2 nikah, kuliah aja nggak lulus2. Boro2 nikah, kerja aja nggak dapet2. Boro2 nikah, usaha aja nggak jalan2. Boro2 nikah, ortu aja belum ngizinin. Boro2 nikah, jodoh aja nggak dapet2".
# Ini nih pikiran anak muda yg pesimis. Asal tahu saja nih ya, di luar sana ada banyak banget yg nikah tapi kuliahnya makin lancar, yg nikah dan karirnya makin cepat, yg nikah dan usahanya makin melejit, yg masih muda tapi dapat jodoh yg hebat, yg masih muda tapi udah diizinin ortunya nikah. Kira2 apa yg bedain kalian dg mereka?. Bener, mereka kreatif cari solusi, bukan cuma kreatif cari alesan :). Mereka semangat cari jalan keluar, bukan cuma bisa ngeluh sambil fb-an :)

"Aduh, mas, puasa2 gini ngomporin nikah :)"
#Karena puasa itu nikmat banget. Yg dah nikah, sahur dibangunin istri. Yg belom nikah? Betah amat bertaun2 dibangunin alarm :). Yg dah nikah, terawih berjalan ke mesjid bareng istri. Yg belom? Kaciiiaaan :). Yg dah nikah, buka masakan istri. Yg belom? Betah amat seumur2 nasi bungkusan :). Yg dah nikah, pas tilawah, ada yg dengerin, ada yg nyimak, ada yg benerin. Pas tidur, ada yg nemenin. Pas sedih, ada yg dicurhatin. Pas nangis, ada pundak tempat bersandar. *Ciyeee.. :) Daripada pingin, buruan berbenah, dan segera nikah muda :)

Nikah ituuuu, menenangkan. Juga menyenangkan. Beneran. Apalagi nikah muda, beuuh, serasa kayak pacaran. Tapi ini pacarannya keren, pacaran setelah pernikahan :)

Daripada protes, daripada tersinggung, daripada panas, daripada pingin, mending berbenah, mending berubah, mending berdoa, semoga bisa tergapai cita-cita nikah muda :)

                                                                                                                            Sumber: @kutipanhikmah